UniqMag
ad

Relawan Jember Menangis, Saat Sambangi Balita Tak Miliki Anus

berita terkini
Relawan Jember Sugeng (Jaket hitam berkacamata) , Eni (Mengenakan kerudung), Hasan Basri (Pakai kaos abu-abu) saat mengunjungi Nia Ayu Wulandari balita tak miliki anus dan kelamin asal Dusun Garahan Kidul, Desa Sidomulyo Kecamatan Silo
ad

JEMBER,(suarajatimpost.com) - Sejumlah Relawan menangis saat menyambangi Nia Ayu Wulandari di Dusun Garahan Kidul Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Sabtu,(10/09).

Tangisan dan rintihan kesakitan seakan memekak dan menyayat, suasana semakin terhararu saat nenek Ayu menangis dan bercerita tentang penderitaan cucunya yang semakin hari semakin tersiksa.

Pantas saja, sejumlah Relawan yang ikut berkunjung ikut larut dalam suasana, deraian air mata mewarnai dan ikut meratapi penderitaan Ayu.

Ditambah keberadaan orang tua Ayu yang tak lagi hidup bersama, semakin menambah lengkap penderitaan yang dialami.

Beruntung, ada seorang nenek yang mau menyayanginya dengan tulus merawat, dan mencuci baju karena harus berganti paling sedikit 8 kali setiap harinya.

Hari-harinya harus bergantung pada obat yang harus dibeli dengan harga yang cukup menguras isi kantong.

Hanya mengandalkan buruh sadap karet dari seorang kakek dan warung peracangan kecil sang nenek berusaha mencarikan jalan kesembuhan untuk Ayu.

“Kami tak ada penghasilan tetap, hanya seperti ini kerjaan kami , penghasilan kami tak menentu belum lagi harus nebus obat si kecil,” tutur Aminatul, Nenek Ayu saat menemui Relawan.

Sementara salah satu Relawan Hasan Basri (28) menyampaikan, kalau dirinya mengaku tidak tega melihat penderitaan yang dialami Ayu.

“Saya tak bisa berkata apa, penderitaan Ayu ini amat sangat menyedihkan, kami berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi anak ini, ini adalah tanggungjawab kita bersama sebagai sesama untuk memperjuangkan anak itu,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Eni (30) sebagai Relawan dirinya mengaku terpanggil dengan kondisi Ayu, dan berkomitmen akan terus mengupayakan mencari jalan keluar untuk kesembuhannya.

"Seusia dia seharusnya senang-senangnya bermain dengan teman-teman sebayanya, harusnya lusu-lucunya, namun dia tidak, kehadiran kami ingin memberikan suport kepada Ayu dan keluarga agar tetap tegar menghadapi," tutur warga Silo ini sambil mengusap air mata.

Nia Ayu Wulandari sudah terdaftar salah satu peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Jember, namun karena beberapa faktor Ayu masih belum bisa cepat tertangani.

 

Reporter : Imam Khairon
Editor :
ad
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda