UniqMag
ad

Polisi Jombang Bongkar Transaksi Narkoba, Caranya Ditinggal di Tong Sampah

berita terkini
Polisi menggiring tersangka narkoba untuk ditunjukkan pada wartawan saat konferensi pers
Berita 1

JOMBANG, (suarajatimpost.com) - Selama 82 hari Polres Jombang, Jawa Timur, berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan pil okerbaya total 91 kasus 108 tersangka dengan barang bukti (BB) sabu 57, 8 gram dan pil double L 36, 282 butir.

Dalam ungkap kasus tersebut semenjak tanggal 1 Januari sampai 22 Maret 2019, semua ungkap hasil kinerja Satreskoba dan Polsek Jajaran, Polres Jombang. 

Namun untuk transaksi pengedar dan bandar menggunakan sistem ranjau dengan cara bandar meninggalkan barang pengedar disebuah ting sampah. Susahnya lagi komunikasinya menggunakan nomer pribadi sehingga agak sulit melacak.

AKP Muhammad Mukid Kasat Reskoba Polres Jombang menerangkan saat konferensi persnya hasil ungkap selama 82 hari mencapai puluhan gram sabu dan ribuan butir pil okerbaya.

"Ungkap kasus selama 1 Januari sampai 22 Maret ungkap 91 kasus, 108 tersangka. Dengan barang bukti narkotika jenis sabu ada 57, 6 gram dan okerbaya 36, 282 butir itu hasil ungkap dari Polsek jajaran dan Satreskoba polres Jombang," katanya. Jumat (22/3/2018).

Barang masih dari Jawa Timur, Sistem transaksi antara bandar dengan pengedar menggunakan ranjau dan komunikasinya menggunakan nomer pribadi agar susah dilacak.

"Barang dari Surabaya dan Sidoarjo sistemnya sama model ranjau, para pengedar ada yang mengambil dibelakang tong sampah Royal Plasa Surabaya jadi antara pengedar dan bandar pengambilan di tong sampah. Susahnya antara bandar dan pengedar komunikasinya selalu pakai nomer pribadi jadi tidak tampak nomernya," ungkap Mukid.

Reporter : Hariyanto
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda