UniqMag
ad

Sekda Trenggalek: 'Masyarakat Jangan Mau Dibodohi Dengan Politik Uang'

berita terkini
Caption : Sekda Trenggalek Joko Irianto
Berita 1

TRENGGALEK, (suarajatimpost.com) - Dalam pesta demokrasi ini disinyalir dugaan politik uang masih mewarnai sejumlah daerah, sepertihalnya di Kabupaten Trenggalek. 

Sekda Trenggalek Joko Irianto, saat Apel Akbar Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), dan Patroli Pengawasan Anti Politik Uang Pada Masa Tenang, yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Trenggalek di Stadion Menaksopal, Sabtu (13/4/2019) mengingatkan ancaman politik uang ini.

Menurut Joko Irianto, perlu upaya pencegahan secara maksimal, oleh seluruh lapisan masyarakat, paling tidak di minimalisir atau bahkan dihilangkan.

"Masyarakat jangan mau dibodohi dengan iming-iming, atau mahar dengan sejumlah uang untuk memilih, karena pemilu ini menentukan nasib kita bangsa 5 tahun kedepan," ujar Joko.

Hingga kepada calon pun, Joko juga menghimbau tentang permainan politik uang, bahwa harus membiarkan rakyat mengikuti hati nuraninya sendiri dalam pemilihan mendatang.

"Sedangkan untuk para calon, stop jangan lagi bodohi masyarakat, biarkan mereka memilih sesuai dengan hati nuraninya sendiri," ungkapnya.

Sedangkan Ketua BAWASLU Trenggalek, Ahmad Rohan menambahkan, dalam masa tenang para calon ada indikasi menghalalkan segala cara untuk bisa menang.

"Cara-cara pintas dilakukan, seperti menyebar uang untuk bisa dipilih," tutur Ahmad

"Sedangkan apel ini sebagai alarm untuk mengingatkan semua lapisan masyarakat, untuk waspada. Karena sudah memasuki hari tenang," pungkasnya

Reporter : Tatang
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda