UniqMag
spece

Jenazah TKI Yang Meninggal di Malaysia Akhirnya Dipulangkan ke Lumajang 

berita terkini
Nampak peti jenazah akan diberangkatkan ke TPU Desa Tegal Ciut Lumajang Jawa Timur
Berita 1

LUMAJANG, (suarajatimpost.com) Keluarga Mistiwati (44), salah seorang TKI yang meninggal di Malaysia beberapa hari yang lalu, saat ini sedikit bernafas lega.

Pasalnya, dibalik duka dan keterbatasan hidup, saat ini keluarga miskin asal Desa Tegal Ciut Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Jawa Timur, bisa mengebumikan perempuan yang sebelumnya sempat tak ada kabar sejak 7 tahun lalu, di tanah kelahiarannya, Minggu siang (14/4/2019).

Sali (51) suami almarhum berterima kasih pada semua pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah.

"Saya berterima kasih sangat atas kepedulian semua pihak, kareana keadaan saya memang benar tidak mampu, saya meminta maaf. saya tidak bisa berbuat apa-apa," ucapnya dengan nada polos.

Diwaktu yang sama, Ketua SBMI DPC Lumajaang Dwi Wismo Wardono mengakui upaya pihaknya memulangkan jenazah TKI ini tidak luput dari kerja sama dari sejumlah pihak.

Upaya demi upaya ditempuh, untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

"Mengucapkan terima kasih pada Dubes RI di Malaysia yakni Rusdi Kirana, yang mana membantu sepenuhnya terhadap biaya perawatan dimasa sedang sakit. Yang mana, sejak almarhum dirawat di Kuala Lumpur sudah menghabiskan biaya hingga 17 ribu ringgit atau setara 60 juta rupiah, dan semuanya itu ditanggung oleh anggaran KBRI," kata Dwi.

Sebelumnya, masih kata Dwi, pihaknya pernah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, saat itu ia bersama sejumlah perwakilan SBMI DPC Lumajang Jawa Timur, beraudensi ke Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq.

Namun hasilnya, selang janji Bupati dua hari pasca audensi, untuk memberikan keputusan terkait pemulangan, dirasa oleh pihak SBMI tidak menuai hasil seperti apa yang diharapkan. Hal itu dikarenakan, MIstiwati (almarhum) masuk kategori TKI ilegal.

"Saat itu tidak ada titik temu.Tapi alhamdulillah melalui Bambang Haryadi meski belaiunya enggan disebutkan namanya, dia bernegosiasi dengan Dubes disana, akhirnya biaya pemulangan dibantu juga dengan anggaran KBRI. Sehingga jenazah sampai di Surabaya tadi. Dan diteruskan ke rumah duka di Desa Tegal Ciut Lumajang," terang Dwi.

Wakil Bupati Lumajang Indah Ampewati bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Lumajang Suharwoko saat itu, terlihat sudah di rumah duka.

Reporter : Hermanto
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Disporaparbud Probolinggo Gelar Talent Scouting

Komentar Anda