UniqMag
ad

Ajarkan Kemudahan, BPJS Kesehatan Rutin Lakukan Pelatihan

berita terkini
Suasana pelatihan saat berlangsung serius
ad

PASURUAN (suarajatimpost.com) - Menjawab era digital, terobosan demi terobosan terus diciptakan oleh pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Hal ini terlihat dengan adanya aplikasi e-Dabu atau electronic Data Badan Usaha yang telah mereka luncurkan sejak 2015 silam.
Seiring berjalannya waktu, aplikasi tersebut telah berevolusi menjadi New e-Dabu dengan lebih banyak fitur yang dihadirkan.
New e-Dabu sendiri merupakan aplikasi berbasis website yang dapat dimanfaatkan para peserta dari segmen badan usaha untuk mengelola sisi administrasi dari masing-masing pegawai, seperti proses mutasi peserta, rekonsiliasi data peserta, hingga kemudahan mereka dalam mengetahui jumlah iuran.
Cabang Pasuruan menjadi salah satu kantor yang aktif menggelar pelatihan New e-Dabu tersebut. Apalagi sejak awal tahun, BPJS Kesehatan mewajibkan seluruh badan usaha menggunakan New e-Dabu dalam mengolah kepesertaan pegawainya.
Ditemui selepas kegiatan, Anang Cahyono, selaku Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan, mengungkapkan bahwa pelatihan New e-Dabu ini amat penting bagi badan usaha.
“Setiap dua minggu sekali, kami selalu mengadakan pelatihan New e-Dabu kepada para badan usaha. Kegiatan ini sebagai pengenalan tata cara penggunaan aplikasi terhadap mereka. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin memudahkan badan usaha dalam menikmati layanan New e-Dabu,” terang Anang, sapaan akrabnya.
Berlangsung di dalam Ruang Pertemuan Kantor Cabang Pasuruan, Rabu (24/04/2019), kegiatan tersebut dihadiri oleh 7 badan usaha yang tergabung dari 4 wilayah kerja, antara lain Kota & Kabupaten Pasuruan serta Kota & Kabupaten Probolinggo.
Mereka melahap semua presentasi yang diberikan oleh staf BPJS Kesehatan. Dalam kesempatannya, Anang berharap agar peserta yang datang segera praktik penggunaan New e-Dabu.
Ia juga menambahkan jika setiap pegawai bisa didaftarkan secara kolektif dari tempat mereka bekerja.
“Pada dasarnya aplikasi tersebut (New e-Dabu) dibuat untuk memudahkan setiap badan usaha yang ingin mendaftarkan pegawainya, mengolah data sesuai keperluan, hingga mencetak electronic ID (e-ID) sendiri tanpa harus wara-wiri ke kantor BPJS Kesehatan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Anang menerangkan jika per 1 Februari 2019, seluruh badan usaha yang terdaftar di Cabang Pasuruan sudah 95% yang memanfaatkan layanan New e-Dabu.
Ia berharap angka tersebut akan terus bertambah seiring gencarnya pelatihan New e-Dabu. Dalam kesempatan yang sama, salah seorang perwakilan dari PT Shinwa Nonwovens Indonesia, Soes Al-Cholifa, membeberkan manfaat dari adanya pelatihan tersebut. Ia senang akan hadirnya New e-Dabu sebagai pemberi kemudahan dalam mengurus administrasi rekan kerjanya.
“Senang akhirnya ada aplikasi yang memudahkan kami dalam mengurus administrasi pegawai untuk kepesertaan JKN-KIS. Yang penting ngga perlu repot-repot bawa berkas banyak ke Kantor BPJS Kesehatan lagi, cukup dari ruangan saya semua sudah beres. Dari tambah peserta, mutasi peserta, sampai cek tagihan sekarang bisa dilakukan sendiri. Lebih cepat dan hemat biaya pastinya. Semoga aplikasi ini terus berkembang dengan baik dan lebih banyak fitur sehingga makin banyak kemudahan yang dihadirkan. Secara keseluruhan, saya antusias dengan pelatihan hari ini,” bebernya.

Reporter : Sukron
Editor : Krisdiantoro
ad
Berita Sebelumnya Hendak Mengikuti Senam, Rombongan Dari TK Purwodadi Terjun ke Jurang
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda