UniqMag
ad

Dua Kali Operasi, Sri Ditolong Kartu Sakti

berita terkini
Sri saat masih mendapat perawatan
ad

PASURUAN, (suarajatimpost.com) - Hadirnya program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menjadi berkah tersendiri bagi Sri Sujarwati (48).
Pasalnya, dalam kurun waktu 1 bulan, dirinya telah menjalani operasi sebanyak 2 kali.
Sri merasa program JKN-KIS memberinya manfaat yang berarti. Warga asli Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan ini menjalani operasi benjolan payudara dan kista yang sedang ia derita.
“Bersyukur sekali ada KIS yang membantu saya dalam menjalani operasi. Kok kebetulan sebulan ini cobaan datang bertubi-tubi, tapi alhamdulillah Allah kasih ketabahan dan kemudahan. Bisa dibayangkan berapa biaya yang harus saya keluarkan jika ikut peserta umum atau bayar sendiri ?, Mungkin saya sudah hutang sana-sini,” ungkap Sri.
Sri menambahkan jika selama menjalani operasi, ia selalu mendapat rujukan ke rumah sakit yang sama.
Rumah Sakit Islam (RSI) Masyithoh Bangil menjadi saksi saat ia berjuang melawan sakit.
Menurutnya, tak ada kesulitan yang ditemui selama ia di sana, hingga informasi ini diperoleh, Sri masih berada di rumah sakit. Ia harus menunggu waktu untuk kesiapan operasi Kista.
“Kedua operasi saya kebetulan dilakukan di sini (RSI Masyithoh-Red). Sekarang sedang persiapan operasi kedua. Semoga yang ini sama lancarnya dengan operasi pertama. Saya senang dapat rujukan di sini. Pelayanannya enak, petugasnya juga baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sri juga menceritakan kronologisnya sebelum ke rumah sakit, ia merasakan nyeri panggul yang hebat dan sering buang air kencing.
Ia juga kesakitan saat buang air besar di malam sebelumnya. Hingga keesokan harinya, ia mantap pergi ke rumah sakit dengan kondisi fisik yang sangat membutuhkan pertolongan.
“Sebelum memutuskan ke rumah sakit, malamnya muncul gejala yang bikin saya kesakitan. Itu terjadi sekitar pukul setengah 10 malam. Panggul saya terasa nyeri dan sering buang air kencing. Belum lagi pas buang air besar juga terasa sakit. Sampai akhirnya saya pergi ke rumah sakit keesokan harinya. Saya hanya mengandalkan KIS untuk bisa dirawat karena tidak ada persiapan apa-apa,” ceritanya.
Di akhir obrolan, Sri memberikan apresiasinya kepada program JKN-KIS. Peserta yang berasal dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) ini mengungkapkan jika JKN-KIS menjadi salah satu program terbaik dari rakyat untuk rakyat dengan gotong royong sebagai prinsipnya.
“Sejauh yang saya rasakan program BPJS Kesehatan ini selalu memberikan ketenangan bagi saya ketika sakit. Saya sudah merasakan sendiri manfaatnya. Dua kali operasi dalam waktu yang dekat tentu menciptakan rasa khawatir apalagi soal biaya. Di sini lah program ini membantu. Saya harap JKN-KIS terus berjalan bersamaan fasilitas kesehatan yang ikut menjaga kualitas layanan,” harapnya.

Reporter : Sukron
Editor : Krisdiantoro
ad
Berita Sebelumnya Kepergok Rekap Togel, Perempuan Sumenep Ini Digelandang Polisi
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda