UniqMag
ad

Karena Depresi, Seorang Warga Kediri Nekat Gantung Diri di Gantungan Baju

berita terkini
Mayat korban saat diperiksa tim inafis polres Kediri
Berita 1

KEDIRI, (suarajatimpost.com) - Suciati (55) warga Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Minggu pagi (19/5/2019) mendadak berteriak histeris menyaksikan Budiono (35) anaknya dalam kondisi tewas gantung diri di tiang besi gantuangan baju di belakang rumahnya. 

Atas kejadian tersebut Kepala Desa Menang segera melaporkan peristiwa memilukan itu ke pihak kepolisian terdekat. Hal ini dilakukan kecemasan warga terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek Pagu AKP Ismu Kamdaris mengatakan awal mula kejadian tersebut. Bahwa ibu korban sebelumnya hendak memberi pakan ternak yang pada nyatanya melihat anaknya sudah tidak bernyawa dengan menggantungkan dirinya ke tiang besi gantungan baju di belakang rumahnya.

"Saksi sang ibu hendak memberi makan itik, terus ia melihat anaknya itu sudah menggantung di tiang besi tempat gantungan baju," tutur kata AKP Ismu. 

Budiono mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali warna putih. Lalu sang ibu berteriak meminta tolong ke tetangga dan pada akhirnya kejadian itu heboh. 

Sebelum korban ditemukan meninggal dunia, lanjut AKP Ismu, korban Sabtu malam (18/5/2019) sekitar pukul 18.30 WIB sempat marah-marah tidak jelas kepada ibunya, Setelah  itu korban tidak ada di rumah. 

"Korban sempat marah-marah tidak jelas," terang Kapolsek Pagu. 

Dari keterangan sang ibu, korban mempunyai riwayat sakit gangguan jiwa sejak lama, selain itu korban biasa marah-marah tanpa alasan yang jelas. Bahkan korban sering mengatakan bahwa dirinya berkeinginan mati (bunuh diri).

"Kami menduga korban depresi," tutur AKP Ismu. 

Dari hasil pemeriksaan tim Identifikasi Polres Kediri dan medis tidak ditemukannya bekas luka akibat tanda-tanda penganiayaan. 

Kesepakatan dari keluarga korban bahwa telah menerima atas kematian korban sebagai musibah. Pihak keluarga tidak bersedia korban dilakukan otopsi dan keluarga korban bersedia membuat surat pernyataan.

Reporter : Romin
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Polres Lumajang Larang Angkutan Umum Layani Masa Tujuan Jakarta
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda