UniqMag
ad

Korban Perampokan di Lumajang, Dinding Terasnya Bertuliskan 'Keluarga Anti Tambang Pasir Besi'

berita terkini
Kapolres Lumajang saat diwawancarai awak media didepan rumah korban, Senin (10/6/2019)
ad

 

LUMAJANG, (suarajatimpost.com) - Di tengah gencar - gencarnya Tim Cobra Polres Lumajang Jawa Timur memerangi kriminalitas, nampaknya tak membuat para pelaku ciut nyalinya.

Meski juga tak sedikit pelaku yang tertangkap dan harus diberi tindakkan tegas (diterjang timah panas), rupanya belum juga membuat pelaku yang lain takut dan bertaubat.

Kali ini tragedi perampokan terjadi pada Abdul Somat (35) di Dusun Meleman Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang, Minggu dini hari (9/6/2019).

Uang tunai senilai Rp. 4 juta dan 3 unit sepeda motor raib dibawa kabur orang tak dikenal.

Beruntung, pemilik rumah saat itu tidak dilukai oleh pelaku. 

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban kesokan harinya langsung terjun ke TKP bersama anggotanya berikut Tim Cobra dipimpin Ka. Tim AKP Hasran Cobra.

Disana Kapolres nampak memperlajari sedari awal, palaku masuk hingga keluar dari rumah korban. Dituntun pemilik rumah yang kala itu menunjukkan jika pelaku masuk dari pintu dapur, yang kuncinya hanya terbuat dari kayu dan mudah digeser.

Pantauan media ini, tepat didinding teras rumah korban, ada lembaran putih bertuliskan warna hitam dengan kalimat "Keluarga Anti Tambang Pasir Besi".

Pada awak media, Kapolres menjelaskan, jika dari kejadian - kejadian yang sebelumnya, adalah pelakunya sama.

 "Kalau kita lihat dengan yang terjadi beberapa hari yang lalu, di Yosowilangun juga ini mempunyai keterkaiatan yang sama. Karena mulai dari modusnya itu sama, kemudian juga informasi ciri-ciri pelakunya dari suara yang dari kita komunimasikan juga sama. Rata - rata ada logat kedaerahannya," terang Kapolres.

Dari hasil olah TKP, Kapolres juga memprediksikan jika pelakunya berjumlah sedikitnya ada 6 orang. Dan kata dia, kelompok ini cukup berani.

"Ini dilihat dari pola masuk dan mengambil tiga motor sekaligus," imbuh dia.

Kapolres juga mengaku, telah memerintakan pada jajaran reskrim agar segera bisa diungkap siapa dibalik tragedi ini.

Menurutnya, kejadian ini ada keterkaitan dengan kasus yang satu dengan kasus yang lain.

"Itu pelakunya itu itu saja, bukan pelaku yang berbeda," tukas Kapolres.

Saat itu pula, Kapolres Lumajang mengumpulkan Satgas Keamanan Desa berikut Kepala Desa setempat untuk merumuskan perkara ini.

Reporter : Hermanto
Editor : Krisdiantoro
ad
Berita Sebelumnya Baru Masuk, Ning Ita Sidak Fasilitas Publik di Mojokerto Kota
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda