UniqMag
ad

Hari Pertama PPDB, Sejumlah Sekolah Berlabel Favorit di Tulungagung Over Jumlah Pagu

berita terkini
Suasana PPDB di SMPN 1 Tulungagung
ad

TULUNGAGUNG, (suarajatimpost.com) - Meski telah diterapkan sistem zonasi oleh pemerintah pusat terkait dengan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru),  namun kenyataannya sejumlah sekolah dengan label favorit yang masih melekat di masyarakat tetap menjadi tujuan utama. Senin (19/6/2019) pada tingkat Sekolah Menengah Pertama melaksanaan pendaftaran PPDB hari pertama, yang berlangsung sampai tanggal 21 juni esok atau berlangsung selama 3 hari.

Sejumlah berlabel favorit, seperti SMPN 1 Tulungagung, SMPN 2 Tulungagung dan SMP lainnya yang berada di Kecamatan Luar Kota seperti SMPN 1 Kauman dan SMPN 1 Boyolangu. Dari pantauan di lapangan, khususnya di SMPN 1 dan 2 Tulungagung jumlah siswa pendaftar telah melebihi pagu. 

Suroso, Waka Humas SMPN 1 Tulungagung memaparkan, jumlah pendaftar telah melebihi dari pagu. 

“Jumlah pendaftar sudah lebih dari kuota, ada sekitar 352 kursi yang disediakan. Lewat jalur prestasi dan mutasi ada 34 dengan masing-masing 17 pagu, dan jalur zonasi 318” paparnya.

Pihaknya mengaku, sekolah telah menyiapkan nomor antrian sejak pukul 05.00 wib, bahkan pendaftar ada yang berangkat sejak sebelum pukul 05.00 demi mendapat nomor antrian kecil.

“Kalau yang datang ada yang sejak pukul lima pagi ya,” jelasnya.

Di SMPN 1 Tulungagung, atau secara umum alur penerimaan siswa akan melakukan verifikasi administrasi terlebih dahulu sebelum diinput datanya. 

“Jadi alurnya, ambil nomor dulu, lalu verifikasi administrasi baru dilakukan penginputan data,” terangnya.

Pihaknya menjelaskan antrian pendaftaran yang tidak tertata rapi, terjadi karena padatnya pendaftar dihari pertama pendaftaran.

“Kalau ini kita menyediakan 500 nomor antrian, itu sudah kita sesuaikan dengan kemampuan dan tenaga sekolah dalam melayani pendaftaran,” imbuhnya.

Terkait jalur mutasi dan prestasi di SMPN 1 Tulungagung telah terpenuhi, sehingga tidak ada penambahan yang diambil dari jalur online atau zonasi. 

Sementara itu, Bambang salah satu wali murid pendaftar PPDB online di SMPN 1 Tulungagung menuturkan, proses pendaftaran tidak berjalan dengan sistematis.

“Ini yang harus diperhatikan alur pendaftarannya, apalagi jumlah peminatnya banyak,” terangnya.

Selain itu, pihaknya memilih SMPN 1 Tulungagung sebagai pilihan pertama dikarenakan sistem zonasi, bukan karena pandangan masyarakat tentang sekolah label favorit.

“Ya karena dekat saja, juga karena zonasinya, jadi saya menjadikan pilihan pertama,” tukasnya.

Reporter : Latif Syaifudin
Editor : Ananda Putri
ad
Berita Sebelumnya Lelang Molor, Komisi 3 DPRD Trenggalek Dibuat Pusing
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda