UniqMag
ad

Para Guru SMP Muhammadiyah 2 Bangil Tolak Adanya Kerusuhan

berita terkini
Para Guru SMP Muhammadiyah 2 Bangil
ad

PASURUAN, (suarajatimpost.com) - Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 2 Bangil, Kabupaten Pasuruan, menolak aksi kerusuhan atas hasil putusan Mahkamah Konsitusional (MK) nantinya.

Para Guru berharap agar seluruh guru maupun pelajar tidak melakukan aksi kerusuhan. Menurutnya, setiap Guru dan Pelajar mempunyai peran penting dalam mengambil peran.

Termasuk dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Para dewan guru mengutuk aksi-aksi kerusuhan yang mengarah pada perpecahan persatuan dan kesatuan.
“Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Bangil, Kabupaten Pasuruan, menolak terjadinya kerusuhan seperti tanggal 22 Mei 2019, pasca putusan MK,” terang para Guru SMP Muhammadiyah 2 Bangil.

Budi, selaku Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Bangil juga turut memberikan apresiasi yang sebesar- besarnya kepada TNI, Polri dan Pemerintahan Kabupaten Pasuruan.
Menurutnya, stakeholder tersebut sudah menjaga keamanan dan kondusifitas Kabupaten Pasuruan selama Pilpres dan Pileg 2019.

“Kabupaten Pasuruan aman dan kondusif selama pelaksanaan pemilu. Baik Pilpres maupun Pileg 2019. Saya sangat berterimakasih,” ujarnya.

Budi juga mengajak Seluruh Pelajar untuk tidak menyebar hoaks dan sebaiknya semua berita baik yang masuk dan akan dishare untuk disaring terlebih dahulu kebenarannya.

“Semua berita untuk disaring dulu, dilihat benar atau tidak. Dan kalau dishare apa berguna atau tidak,” pungkasnya.

Reporter : Sukron
Editor : Ananda Putri
ad
Berita Sebelumnya Pameran Teknologi dan Produk Unggulan Internasional di Surabaya, Simak Yuk!
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda