UniqMag
ad

DPRD Trenggalek Sosialisasikan Pendaftaran Wakil Bupati

berita terkini
Agus Cahyono Wakil Ketua Panitia pemilihan calon wakil bupati Trenggalek saat wawancara dengan awak media
ad

TRENGGALEK, (suarajatimpost.com) - DPRD Kabupaten Trenggalek mensosialisasi pengisian kekosongan Wakil Bupati, melalui mekanisme pemilihan oleh panitia pemilihan (panlih), Kamis (20/6/2019).

Karena pasangan Bupati dan Wakil bupati Trenggalek, periode 2015 - 2020 Emil Elistianto Dardak dilantik menjadi Wakil Gubernur Jatim, dan Wakil bupati Moch Nur Arifin di lantik menjadi bupati definitif, maka Parpol pengusung, atau gabungan partai politik pengusung, dapat mengusulkan dua pasangan calon wakil bupati, untuk dipilih oleh DPRD melalui Bupati.

Agus Cahyono Wakil Ketua panitia pemilihan (panlih) mengatakan bahwa pihaknya hari ini mensosialisasikan pengisian jabatan Wakil Bupati yang kosong, kepada parpol, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur tokoh masyarakat.

Agus menegaskan ranah panlih itu, menunggu proses dari partai pengusung, dan selama dua pekan mempersiapkan diri, menerima pendaftaran dua nama calon Wakil Bupati, yang diusulkan oleh lima partai pengusung di kabupaten Trenggalek, yaitu PDIP, Golkar, Demokrat, Gerindra, dan PAN.

"Sedangkan dinamika dua nama tersebut ada di partai pengusung, Panlih hanya menerima dua nama calon wakil bupati yang di usulkan," ujarnya.

"Saya prediksi, pemilihan dua nama yang akan di usulkan ke panitia pemilihan (panlih), akan rumit di partai pengusungnya sendiri, karena banyak partai," sambungnya.

Sedangkan masalah teknis pemilihan kata Agus, pihaknya menggunakan surat suara coblosan seperti pemilihan.

Dua nama yang sudah ditetapkan oleh panlih itu akan dipilih oleh 43 anggota DPRD.

Bilamana selama dua pekan lima partai pengusung itu belum mendaftarkan dua nama calon Wakil Bupatinya, maka panitia pemilihan (panlih) akan melakukan rapat, dan membuat laporan di Paripurna, sesuai dengan masa kerja panitia pemilihan, selama 45 hari.

"Itu harus kita lalui dulu, semoga dalam tenggang waktu tersebut, kita dapatkan wakil Bupati Trenggalek, " kata Agus.

Lebih lanjut Agus mengatakan, dalam pemilihan wabup nanti akan menggandeng KPU, karena disitu ada syarat PKPU untuk wakil bupati.

"Itulah yang menjadi standar kita untuk memferifikasi persyaratan calon. Saya sebutkan, salah satu persyaratan pendaftaran untuk menjadi wakil bupati adalah, tidak pernah menjadi bupati di daerah se tempat," imbuhnya.

Partai pengusung tidak boleh mencalonkan bupati bupati lama.

"Kalau dari luar Trenggalek masih diperbolehkan, contoh jika mereka di luar daerah pernah menjadi bupati boleh mendaftar, tetapi jika di luar daerah mereka menjabat wakil bupati dua periode, itu tidak boleh," pungkasnya.

 

Reporter : Tatang
Editor : Ananda Putri
ad
Berita Sebelumnya Kapolres Bojonegoro Serukan Pilkades Damai
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda