UniqMag
ad

PASI THR Gelar Rakor untuk Bahas Nasib Seniman atas Sikap Pemkot Surabaya

berita terkini
Ketua PASI THR, Kasuwanto (Kanan)
ad

SURABAYA, (suarajatimpost.com) - Rapat Koordinasi (Rakor) Paguyuban Seniman Seniwati (PASI) Tradisi Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya membahas terkait surat yang dilayangkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan Nomor 007/pasiTHRSBY/6/2019

Ketua Pasi Surabaya Kasuwanto (Lupus) mengatakan, alhamdulillah tadi ditindak oleh Pemkot Surabaya, dalam hal ini Kepala Dinas Pariwisata karena mendapat disposisi. Karena dampak somasi, seniman seniwati sedikit agak lega mendapat jawaban.

"Ada empat item yang disampaikan Pasi mewakili teman-teman seniman seniwati yang di taman hiburan rakyat (THR) yang berjumlah 28 orang," ucapnya di Taman Budaya Jawa Timur Gedung Cak Durasim, Jl. Genteng Kali No. 85, Kel. Genteng, Kec. Genten, Kota Surabaya. Jumat (21/6/2019).

Lanjut Lupus, empat item ini yang disampaikan ke kadin pariwisata, pertama, memohon rumah hunian untuk teman teman Srimulat, Ludruk, Wayang Orang yang tergabung dalam pasi THR yang berjumlah 28 KK. Kedua, Jaminan hidup selama proses berkesenian belum aktif kembali.

"Ketiga, perpanjangan somasi sampai seniman yg tergabung dalam pasi THR siap dan semua fasilitas kebutuhan pokok dan tempat tinggal. Keempat, tempat aktivitas berkesenian bisa dihidupkan kembali," bebernya.

Sementara itu, Ketua Kesenian Jawa Timur Taufik Monyong mengatakan, itu sudah kita sampaikan secara tertulis. Sebagian bisa dijawab, pertama, hidup bisa berkreativitas kembali, namun tidak di THR, tapi di Balai Pemuda terkait somasi, itu bukan kewenangan Dinas Pariwisata.

"Sudah dilimpahkan ke Kejaksaan tentang rumah huni, memang ada beberapa yang bisa diakomodir atau direalisasikan sesuai KTP yang di Surabaya harus dapat semua. Tapi tidak serta merta penduduk Surabaya," tandasnya.

Senada dengan Taufik, Pemerhati Seni Dhimas menambahkan, harus melalui survey, kalau layak/mampu punya rumah kenapa harus dicarikan tempat tinggal. Terkait jaminan hidup, di Surabaya belum ada. 

“Jadi, empat itu tadi yang dijawab oleh Pemkot, selama ini Kepala Dinas sampai saat ini masih memikirkan nasib seniman yang ada di THR. Harapannya, kedepannya ada perhatian lebih kepada Pemkot Surabaya,” tutupnya. 

Reporter : Arianto
Editor : Mu'ezul Khoir
ad
Berita Sebelumnya MPM Berikan Promo Special Bagi Pecinta Honda PCX
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda