UniqMag
ad

Salah Input Azimut, Jadi Persoalan Mendasar PPDB Zonasi di Tulunggaung

berita terkini
Suasana PPDB di SMPN 3 Tulungagung.
ad

TULUNGAGUNG (Suarajatimpost.com) - PPDB zonasi di tingkat SMP yang dilaksanakan, menyisakan persoalan-persoalan baru. Meski beberapa pihak menyatakan kontra terhadap sistem zonasi karena dinilai merugikan siswa pinggiran.

Selain itu, penentuan titik azimut yang diambil oleh pihak SD (Sekolah Dasar) dengan hasil potret foto rumah, menjadi permasalahan mendasar yang sering timbul selama PPDB Zonasi tahun ini.

Bahkan, salah satu kesalahan pada penentuan azimut terjadi di PPDB Zonasi SMPN 3 Tulungagung, menunjukkan titik azimut berada di wilayah laut jawa selatan. Beberapa lainnya berjarak puluhan kilomoter dari titik azimut rumah calon siswa tersebut.  

Ahmad Syaiku, Waka Kesiswaan SMPN 3 Tulungagung menjelaskan, dari pihak sekolah bilamana menemukan kesalahan penentuan titik azimut maka akan memanggil yang bersangkutan. 

“Kalau dari pihak sekolah ada temuan, kita langsung panggil,” paparnya.

Pihaknya mengakui, dari kesulitan pendaftaran PPDB zonasi dengan sistem online tahun ini, kesalahan penentuan titik azimut menjadi salah satu permasalahan yang dominan. 

“Ada sekitar 20 an ya, bahkan yang terjauh berada di laut jawa selatan,” ujarnya. 

Sementara itu, dari beberapa informasi yang didapatkan pihaknya, secara menyeluruh penentuan titik azimut seringkali terjadi di sekolah yang lainnya. 

“Dari info yang saya dapat saya kira seperti itu, beberapa sekolah yang lain juga mengalami permasalahan soal titik azimut,” tukasnya.

Di sisi lain terkait dengan titik azimut, Heri Purnomo Kabid Bina Program Dispendikpora Tulungagung mengatakan, hal tersebut harus benar-benar menjadi perhatian wali siswa karena dengnan PPDB zonasi itu menjadi hal yang sangat penting. 

“Jadi titik azimut harus dicek, sekolah, dan alamat tinggal,” paparnya.

Selain itu, soal antisipasi rekayasa titik azimut, itu akan sulit dilakukan karena dalam menentukan zonasi saat PPDB akan dilakukan cek dan ricek antara jarak sekolah dan alamat tinggal.

Reporter : Latif Syaifudin
Editor : Mu'ezul Khoir
ad
Berita Sebelumnya PASI THR Gelar Rakor untuk Bahas Nasib Seniman atas Sikap Pemkot Surabaya
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda