UniqMag
ad

Ulat Bulu Serang Pasuruan, Kepala Dinas Pertanian Beri Jawaban

berita terkini
Warga yang berusaha membersihkan ulat bulu
ad

PASURUAN, (suarajatimpost.com) - Puluhan ribu ulat bulu menyerbu Dusun Semambung, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Warga menerima karena setiap hari membersihkan ulat-ulat yang masuk rumah.

Keberadaan ulat bulu di banyak tempat menganggu warga. Banyak yang mengaku melihat hewan bernama latin lymantria marginalis ini menempel dan merayap di pohon, pagar, tembok, teras, genting hingga masuk rumah.

"Saya tidak tahu takut atau tidak bisa disentuh. Jangankan membalik, melihat saja saya geli," terang Wati, salah seorang warga, Senin (24/06/2019).

Wati menyambut harus tetap membersihkan ulat yang ada di Tunggu sementara geli. Karena jika tidak diperbaiki, dapat membantu banyak.

"Terpaksa membersihkan, siapa lagi yang menyapu," terangnya.

Hal senada diungkap Masudah. Sejak ulat bulu menyerbu dusun sejak lebaran, ibu rumah tangga ini punya 'pekerjaan' tambahan. Yakni menyapu pembicaraan tentang hewan merayap di pengadilan setiap hari.

"(Sebenarnya) geli. Kalau nggak disapu ya banyak," ungkap Masudah sembari menyapu ulat.

Teguh, warga lain menerima ulat bulu masuk ke dalam rumah melalui cela-cela atap. Keberadaan ulat menganggu pekerjaan yang dilakukan di dalam rumah. Pemilik industri makanan ringan setiap saat harus membersihkan ulat.

"Masuk lewat atap. Juga merayap lewat dinding. Sangat menganggu perkerjaan," ungkapnya.

Perangkat desa lokal, M Basri menuturkan warga agar dapat membersihkan ulat kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar. Ada juga yang membuangnya ke pekarangan yang jauh dari rumah.

"Sehari warga bisa bisa satu bara," ungkapnya.

Keberadaan ulat bulu yang sudah diakui Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan. Beberapa petugas lapangan sudah melakukan penyemprotan untuk membasmi. Namun karena jumlah yang sangat banyak, pemusnahan belum tuntas.

"Populasi ulat bulu meledak karena faktor cuaca dan bahan pangan yang melimpah di sini. Ulat bulu yang ada di desa ini termasuk netral. Tapi karena semakin banyak, menganggu warga. Jadi harus dimusnahkan," kata pengendali hama Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan, Misbahul Khoir.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan M Ichwan, mengatakan ulat bulu yang menyerbu Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, muncul karena faktor alam. Ulat melakukan perubahan karena perubahan musim.

"Memang sporadis, bisa memaklumi kalau ada banyak, tapi hama sementara dan tak bertahan lama. Tapi tetap harus kita musnahkan agar tak menganggu warga," terang Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan.

Ulat bulu menyerbu pemukiman warga di Dusun Semambung, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, sejak hari raya Idul Fitri lalu. Selain di Desa Capang, ulat bulu juga ada di Desa Gajahrejo dan Palangsari, namun kalah tak signifikan.

Selain menempel di pohon, ulat juga ada di pagar, tembok, genting bahkan masuk ke rumah. Ulat juga menyerbu salah satu sekolah dan tempat ibadah.

Reporter : Sukron
Editor : Mu'ezul Khoir
ad
Berita Sebelumnya Ramai di Medsos, Kedai Kopi Cor Aspal Untuk Berjualan di Tulungagung
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda