UniqMag
ad

Bupati Trenggalek Blusukan Ke Kampung Mensosialisasikan Pembangunan Bendungan Bagong

berita terkini
Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin Blusukan Ke Kampung Sosialisasi kan pembangunan Bendungan Bagong
ad

TRENGGALEK, (suarajatimpost.com) - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, melakukan blusukan untuk mensosialisasikan rencana program Pemerintah Pusat, dalam pembangunan Bendungan Bagong, kepada warga Dusun Winong RT 14 RW 05 Desa Sumurup Bendungan.

Warga Dusun Winong berharap ada dorongan dari Pemerintah Daerah, agar warga terdampak, bisa beradaptasi dalam hal pekerjaan, pasalnya mayoritas warga setempat, mata pencahariannya sebagai petani.

Kepada warga, Bupati Nur Arifin menyampaikan, bahwa Kabupaten Trenggalek mendapat keistimewaan yang patut disyukuri.

“Diantaranya akan dibangunnya tiga bendungan berkapasitas besar," terangnya.

"Sejarahnya dari dulu mulai jaman Minaksopal, masalah yang dihadapi Trenggalek adalah banjir, makanya Minaksopal pada waktu itu membangun Bendungan Bagong," ungkapnya.

Lebih lanjut Gus Ipin panggilan akrabnya menyampaikan, kita bersyukur di Trenggalek, telah didahului dibangun Bendungan Tugu, yang Insyaallah tinggal selangkah lagi bisa dimanfaatkan," sambungnya.

Gus Ipin juga berharap keberadaan bendungan dapat mensejahterakan masyarakat. Masalah kompensasi Bupati Nur Arifin mengatakan, untuk menentukan nilai kompensasi yang akan diterima adalah berdasarkan perkiraan dari Lembaga Management Aset Negara (LMAN).

Namun, Bupati berjanji jika nilai perkiraan dari lembaga tersebut akan lebih tinggi dari kompensasi yang diterima oleh masyarakat terdampak Bendungan Tugu.

Hal itu dikarenakan adanya perbedaan pembebasan lahan di kedua bendungan, karena di Bendungan Tugu menggunakan DIPA Kementerian PUPR, sedangkan Bendungan Bagong menggunakan DIPA Kementerian Keuangan LMAN.

Kompensasi nantinya mengacu pada nilai penggantian wajar yang ditentukan dari nilai harga pasar, dan nilai kehilangan potensi mata pencaharian.

Nilai potensi kehilangan mata pencaharian, misalnya warga memiliki lahan sawah dan bisa panen tiga kali dalam setahun, lalu terdampak pembangunan, maka hasil dari lahan itu akan diberikan kompensasi olah Pemerintah melalui LMAN.

Selain itu, Gus Ipin juga berjanji akan membantu memfasilitasi warga untuk mendapatkan tempat yang sesuai dengan harapan masyarakat

Reporter : Tatang
Editor : Mu'ezul Khoir
ad
Berita Sebelumnya Antisipasi Gerakan Massa ke MK, Ini yang Dilakukan Polres Situbondo
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda