UniqMag
ad

Aktivis Ini Gagas Aksi Koin Situs Melek Situbondo

berita terkini
Iwenk Lametan saat membersihkan salah satu struktur bata di Situs Melek.
ad

SITUBONDO, (suarajatimpost.id)- Keberadaan peninggalan sejarah yang diduga dari masa klasik di Kabupaten Situbondo, tepatnya Situs Melek, Kecamatan Banyuputih, mulai terusik oleh kerusakan.

Hal itu memantik para pegiat cagar budaya untuk melakukan langkah taktis penyelamatan. Sebagaimana yang dituturkan oleh Iwenk Lametan, Koordinator Komunitas Relawan Budaya Balumbung (RBB) Situbondo, situs bersejarah yang ada di Desa Sumberejo itu terus terancam kerusakan.

"Ada sudut struktur yang rusak gara-gara gerusan air hujan beberapa bulan lalu. Ini butuh penanganan serius. Tapi saya dan teman-teman rasanya perlu segera ambil inisiatif untuk galang dana di jalanan agar cepat mewujudkan cungkup pelindung struktur," ucap Iwenk pada Rabu (26/6/2019) malam.

Pihaknya mengaku tidak melapor lagi pada dinas terkait lantaran kurang ada respon.

"Memang sudah teregistrasi, tapi saya dengar usulan papan nama cagar budaya saja kandas. Apalagi cungkup," katanya pesimis.

Iwenk menilai pemerintah daerah kurang serius mencegah rusaknya situs. Menurut dia, butuh langkah cepat.

"Bulan Juni 2019 ini sudah setahun lamanya ekskavasi awal oleh BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) Jatim, ya berikutnya gak ada perkembangan kongkrit lagi," sesalnya.

Karena itu, dalam waktu dekat para pegiat cagar budaya lokal segera menggelar aksi dengan tagar #koinsitusmelek.

"Aksi ini akan dilakukan di lampu merah. Kita gugah masyarakat untuk mencintai cagar budaya. Ini juga tanggung jawab masyarakat untuk menjaga dan melestarikan cagar budaya," pungkasnya.

Iwenk Lametan sendiri, selama ini dikenal sebagai salah satu pegiat cagar budaya yang getol mengumpulkan artefak dan fragmennya dari situs.

Reporter : Irwan Rakhday
Editor : Mu'ezul Khoir
ad
Berita Sebelumnya AHM Luncurkan Skutik Casual Fashionable Honda Genio
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda