UniqMag
ad

DLH Probolinggo Adakan Pembinaan Tanaman MPTS

berita terkini
DLH Probolinggo Adakan Pembinaan Tanaman MPTS.
Berita 1

PROBOLINGGO, (suarajatimpost.id)- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo memberikan pembinaan penanaman MPTS (Multi Purpose Tree species) dan juga mengevaluasi polutan penerima hibah dikantor balai penyuluhan (BPP) kecamatan Gading. Rabu, (26/6/19).

Pembinaan ini diikuti oleh 25 orang, terdiri dari Poktan Kramat Jaya Enam Desa Tambelang Kecamatan Krucil, Poktan Mandiri Renteng Desa Renteng Kecamatan Gading, Poktan Gambiran Desa Tlogoargo Kecamatan Tiris, Poktan Tani Makmur Satu Duren Desa Duren Kecamatan Gading, Poktan Kedung Subur Satu Desa Kedungsumur Kecamatan Pakuniran serta Poktan Sumber Rejeki Satu Sumberdawe Desa Sumberdawe Kecamatan Maron.

Masing-masing poktan dalam kesempatan tersebut didampingi oleh kepala desanya. Kasi Penanggulangan dan Pemulihan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Probolinggo Ani Ardi Nariswari mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam secara lestari dan macam-macam kegiatan konservasi yang bisa dilakukan masyarakat.

“Selain itu, menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan melalui penanaman pohon serta melakukan evaluasi terhadap poktan atas bantuan hibah tanaman MPTS yang telah diserahterimakan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Menurut Ani, lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan hak asasi setiap manusia.

Menurunnya kualitas lingkungan hidup cenderung disebabkan oleh meningkatnya jumlah dan kepadatan penduduk.

Adanya peningkatan penduduk sejalan dengan peningkatan aktifitas usaha yang selanjutnya menjadi tekanan terhadap lingkungan hidup. 

“Penurunan kualitas lingkungan hidup tersebut telah mengancam kelangsungan perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya, sehingga perlu dilakukan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang konsisten dan berkesinambungan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemeliharaan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Probolinggo Zaenal Ansori mengatakan kondisi alam dan lingkungan saat ini menunjukkan kecenderungan adanya penurunan kualitas.

Semua itu akibat dari perilaku manusia yang hanya mengambil, mengolah dan memanfaatkan alam tanpa memperhatikan keseimbangan alam sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan dan terganggunya ekosistem, yang pada akhirnya berdampak pada terjadinya perubahan alam yang semakin memburuk.

“Isu terkini yang menjadi perhatian dunia adalah perubahan iklim dan pemanasan global. Dampak yang paling jelas adalah pergantian musim yang tidak teratur, naiknya permukaan air laut, produksi pertanian menurun serta makin banyaknya wabah penyakit endemik lama dan baru yang merata dan terus bermunculan seperti demam berdarah, diare dan malaria,” katanya.

Menurut Zaenal, perlu komitmen seluruh komponen untuk bersama-sama mengatasi pemanasan global. Upaya yang dapat dilakukan diantaranya dengan banyak melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon.

Penanaman pohon menjadi hal yang perlu digalakkan. Karena pohon bisa menghasilkan oksigen dan mampu menyerap kadar CO2 dalam atmosfer. 

“Selain itu pohon juga bermanfaat ganda bagi manusia dan lingkungan. Yakni, mengatur tata air, menyuburkan tanah, menghasilkan buah-buahan dan kayu, mencegah kekeringan, banjir dan tanah longsor,” jelasnya.

Berdasarkan data dari BPDASHL Brantas Sampean jelas Zaenal, lahan sangat kritis di Kabupaten Probolinggo pada tahun 2018 mencapai 12.446,3 hektar.

Reporter : Ubaidilla
Editor : Mu'ezul Khoir
Berita 2
Berita Sebelumnya Honda Sport Motoshow Sukses Digelar Di Malang
Berita Selanjutnya Wabup Mojokerto Ingatkan Penuhi 8 Tuntutan Smart ASN

Komentar Anda